BENGKULU — Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, terus berlanjut. Kamis, 20 Agustus 2026, LAZISMU Wilayah Bengkulu kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung di lokasi kebakaran untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga terdampak.
Dalam penyaluran bantuan lanjutan tersebut, LAZISMU Wilayah Bengkulu menyerahkan 25 unit kompor gas dan 16 paket school kit. Setiap paket school kit terdiri atas sepatu, satu setel pakaian seragam sekolah, tas, buku, dan pena senilai Rp11.594.000.
Bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar LAZISMU Wilayah Bengkulu untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascakebakaran. Bantuan kompor gas diharapkan dapat membantu keluarga kembali memenuhi kebutuhan memasak, sementara school kit diberikan untuk mendukung anak-anak agar tetap dapat bersekolah dengan perlengkapan yang memadai.
Ketua LAZISMU Wilayah Bengkulu, Rasman, M.I.Kom, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk amanah kepada para donatur sekaligus respons atas kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Alhamdulillah, LAZISMU Wilayah Bengkulu kembali dapat menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Pengantungan. Kali ini kami menyalurkan 25 kompor gas dan 16 paket school kit. Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Rasman.
Menurut Rasman, dukungan terhadap pendidikan anak-anak korban kebakaran juga menjadi perhatian penting dalam proses pemulihan.
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan dukungan untuk bersekolah. Karena itu, selain kebutuhan rumah tangga, kami menyalurkan school kit yang berisi sepatu, seragam, tas, buku dan pena. Semoga anak-anak tetap semangat belajar dan terus meraih cita-citanya,” tambahnya.
Rasman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada LAZISMU Wilayah Bengkulu, serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah ikut bergotong royong membantu saudara-saudara kita. Terima kasih juga kepada Relawan Muhammadiyah, Relawan LAZISMU, dan MDMC Bengkulu yang telah bekerja bersama dengan penuh kepedulian, kekompakan dan keikhlasan. Semoga seluruh tenaga, waktu dan kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 1, Bapak Asnawi, mewakili masyarakat terdampak kebakaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LAZISMU Wilayah Bengkulu, para donatur, serta seluruh relawan yang telah memberikan bantuan.
“Kami atas nama masyarakat, khususnya warga yang terdampak kebakaran, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISMU Wilayah Bengkulu dan seluruh donatur yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama kompor gas untuk kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak,” ujar Asnawi.
Asnawi berharap kepedulian dan perhatian yang telah diberikan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit setelah mengalami musibah.
“Kami tidak bisa membalas kebaikan ini. Semoga Allah SWT yang membalas semua kebaikan para donatur, LAZISMU dan para relawan. Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi semua yang terlibat,” tambahnya.
Rasman menjelaskan, seiring dengan selesainya rangkaian respons kemanusiaan untuk korban kebakaran Pengantungan, penggalangan donasi kemanusiaan untuk korban kebakaran resmi ditutup pada 19 Agustus 2026.
Selanjutnya, LAZISMU Wilayah Bengkulu kembali mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan dalam aksi kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan berdonasi yang dimulai tanggal 19–25 Agustus 2026. Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen LAZISMU untuk terus merespons berbagai persoalan kemanusiaan dan menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setelah penggalangan donasi untuk korban kebakaran Pengantungan kita tutup pada 19 Agustus, selanjutnya LAZISMU Wilayah Bengkulu kembali bergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Penggalangan donasi dilaksanakan 19 sampai 25 Agustus 2026. Kami mengajak masyarakat Bengkulu untuk kembali bersama-sama menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan,” kata Rasman.
Menurutnya, semangat berbagi tidak boleh berhenti pada satu peristiwa. Setiap musibah membutuhkan kepedulian bersama agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan kembali.
Penyaluran bantuan Kamis, 20 Agustus 2026 di lokasi kebakaran Pengantungan sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara LAZISMU, Muhammadiyah, MDMC, relawan dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang sedang menghadapi musibah.