BENGKULU — Keluarga Besar Muhammadiyah Bengkulu terus memperkuat gerakan dakwah yang menggembirakan melalui Pengajian Keluarga Besar Muhammadiyah sekaligus Launching Program SAHABAT LAZISMU Wilayah Bengkulu, Sabtu, 15 Agustus 2026, di Aula Hasan Din, Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).
Mengusung semangat “Memperkuat LAZISMU, Menggembirakan Dakwah Muhammadiyah”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah sekaligus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Provinsi Bengkulu, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Bengkulu, jajaran Kantor Layanan (KL) LAZISMU, kepala sekolah Muhammadiyah se-Kota Bengkulu, serta keluarga besar Muhammadiyah.
Turut hadir Rektor UMB yang diwakili Dr. Kasmiruddin, M.Si., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu Dr. H. Fazrul Hamidy, MM., MH., Ketua LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR., dan Ketua LAZISMU Wilayah Bengkulu Rasman, M.I.Kom.
Ketua LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR., memberikan apresiasi terhadap inisiatif LAZISMU Wilayah Bengkulu yang meluncurkan program SAHABAT, akronim dari “Sabtu Hikmah dan Berbagi Untuk Ummat.”
Program tersebut dinilai sebagai inovasi positif untuk menghidupkan semangat berbagi sekaligus memperkuat dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat. SAHABAT menggabungkan nilai hikmah, silaturahmi, dan kepedulian sosial dalam sebuah gerakan yang mudah diikuti dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Semangat berbagi dalam kegiatan tersebut diwujudkan melalui gerakan infak yang berhasil menghimpun Rp2.234.000.
Perolehan tersebut menjadi bukti nyata antusiasme keluarga besar Muhammadiyah dalam mendukung penguatan LAZISMU sekaligus menunjukkan bahwa gerakan filantropi dapat tumbuh dari kebersamaan dan kepedulian warga Muhammadiyah.
Dana yang dihimpun melalui gerakan infak LAZISMU selanjutnya menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pelayanan umat.
Ketua LAZISMU Wilayah Bengkulu Rasman, M.I.Kom., mengatakan bahwa program SAHABAT merupakan ikhtiar untuk mendekatkan LAZISMU dengan masyarakat dan membangun budaya berbagi secara rutin.
“SAHABAT merupakan ikhtiar LAZISMU Wilayah Bengkulu untuk menghadirkan gerakan kebaikan yang sederhana, menggembirakan, dan berkelanjutan. Kami ingin Sabtu tidak hanya menjadi waktu untuk mendapatkan hikmah, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi umat,” ungkap Rasman.
Ia menambahkan, dukungan seluruh unsur Muhammadiyah sangat penting untuk memperluas gerakan LAZISMU, mulai dari PDM, PWA, KL LAZISMU, sekolah Muhammadiyah, amal usaha Muhammadiyah hingga seluruh warga Muhammadiyah.
“Ketika seluruh elemen bergerak bersama, insyaallah gerakan LAZISMU akan semakin kuat dan manfaatnya semakin luas,” tambahnya.
Pengajian dan launching SAHABAT menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara LAZISMU dan seluruh unsur persyarikatan Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu.
Gerakan LAZISMU tidak hanya berorientasi pada penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada pendayagunaan dana umat melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, sosial kemanusiaan, dan lingkungan.
Melalui Program SAHABAT (Sabtu Hikmah dan Berbagi Untuk Ummat), LAZISMU Wilayah Bengkulu berharap semangat berbagi dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh di tengah keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat luas.
Dari hikmah lahir kepedulian. Dari kepedulian lahir gerakan. Bersama SAHABAT LAZISMU, menggembirakan dakwah dan menghadirkan manfaat untuk umat.